Bunda Maria
 
Umat Katolik menempatkan Maria sebagai tokoh yang khusus diantara orang kudus. Dengan demikian Maria mendapatkan penghormatan yang istimewa - tetapi bukan pemujaan – didalam Gereja Katolik.
Penghormatan ini dilakukan karena:
  1. Maria adalah Ibu dari Tuhan Yesus.
  2. Maria mengandung bukan dari Yusuf tetapi dari Roh Kudus (Mat 1:18-25).
  3. Maria adalah orang yang “penuh rahmat” (Luk 1:28)
  4. Maria sangat setia pada Allah (Luk 1:38)
  5. Maria sangat istimewa didalam kehidupan Yesus (Yoh 19:27)

Dengan demikian Maria adalah menjadi teladan bagi umat Katolik. Umat Katolik juga percaya bahwa Maria pada akhir hidupnya telah diangkat kedalam kemuliaan surgawi dengan jiwa dan raganya.

Ada 4 hari raya Bunda Maria yang terpenting, yaitu:
  1. 8 Desember (Santa Perawan Maria dikandung tanpa dosa)
  2. 1 Januari (Santa Maria Bunda Allah)
  3. 25 Maret (Kabar Sukacita)
  4. 15 Agustus (Santa Perawan Maria diangkat ke surga)

Umat Katolik perlu menghormati, mencintai dan mengagumi Bunda Maria, akan tetapi hal ini harus dilakukan tidak berdasarkan perasaan yang berlebihan dan dangkal. Fokus utama dari kehidupan rohani seorang Katolik adalah tetap kepada Allah saja.

Pada saat yang bersamaan, jangan pula umat Katolik menjadi acuh tak acuh terhadap Bunda Maria karena komentar-komentar dari orang-orang yang kurang memahami iman Katolik. Sebelum wafat di kayu salib, Tuhan Yesus-pun mengingatkan seluruh umat Kristiani, ”Inilah Ibumu!” (Yoh 19-27)
 

Copyright © 2006 - 2011 by metamorfosa.net